Bandar Lampung (B+62) – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung secara resmi membuka acara Gebyar Samsat Provinsi Lampung tahun 2025.
Dalam sambutannya, Marindo menekankan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi dan DPRD Lampung, khususnya Komisi III, menjadi faktor kunci dalam mengawal optimalisasi pendapatan daerah.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Sekretaris DPRD Lampung Sofwan, Kepala Dinas Kominfo Ganjar Jationo, jajaran Kepala Biro, perwakilan Dinas Perhubungan, serta Direktur Bank Lampung yang diwakili Kepala Cabang. selasa(16/1225).
Marindo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komisi III DPRD Provinsi Lampung atas peran aktifnya dalam fungsi pengawasan pendapatan.
“Kami berterima kasih kepada Komisi III yang sangat intens melakukan pengawasan. Hampir setiap bulan kami diundang untuk melaporkan realisasi pendapatan. Ini adalah wujud kolaborasi vital, karena sektor pendapatan merupakan tulang punggung APBD. Tanpa realisasi yang maksimal, pembangunan infrastruktur dan program sosial tidak akan berjalan,” ujar Marindo.
Dalam kesempatan tersebut, Marindo mengungkapkan data menggembirakan terkait partisipasi masyarakat.
Tercatat sebanyak 450.000 unit kendaraan telah memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor sepanjang tahun 2025.
Selain itu, kebijakan pembebasan Bea Balik Nama (BBNKB) serta pembebasan pokok pajak bagi kendaraan mutasi masuk berhasil menarik 8.000 unit kendaraan dari luar provinsi untuk mendaftar sebagai kendaraan Lampung (plat BE).
“Artinya, kendaraan yang beroperasi di Lampung tidak hanya lewat, tetapi kini ikut berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah kita. Ini langkah sederhana namun berdampak besar bagi kemajuan Lampung ke depan,” tambahnya.
Marindo menjelaskan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pelayanan publik, perbaikan jalan, dan program sosial. Ia mengajak masyarakat untuk bangga saat melihat infrastruktur yang baik.
“Jika suatu hari melintasi jalan yang mulus, bolehlah kita tersenyum dan berkata, ‘Ini adalah salah satu hasil dari pajak yang saya bayar’. Kepatuhan pajak adalah bentuk partisipasi nyata dalam membangun daerah, bukan sekadar urusan administrasi,” pesannya.
Pemerintah Provinsi Lampung juga memberikan apresiasi kepada mitra kerja Samsat, yakni Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung dan PT Jasa Raharja, atas sinergi dalam menghadirkan layanan yang cepat, mudah, dan ramah.
Menutup sambutannya, Marindo menghimbau masyarakat untuk membangun budaya taat pajak tanpa harus menunggu program pemutihan.
“Jangan menunggu diingatkan. Selain membantu pembangunan, taat pajak membuat hati tenang dan kendaraan aman. Siapa tahu, dengan bayar pajak tepat waktu, Bapak dan Ibu beruntung mendapatkan hadiah di Gebyar Samsat tahun depan,” pungkasnya.












