SEPATU SNICKER SISKA, Screening Kesehatan Siswa untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Berprestasi

Beritaplus62.co.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak usia sekolah, UPT Puskesmas Way Halim menghadirkan inovasi SEPATU SNICKER SISKA (Kesehatan Terpantau Melalui Screening Kesehatan Para Siswa Sekolah),program ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan siswa terpantau secara berkala sehingga berbagai masalah kesehatan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.

Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan, mulai dari masalah gizi, kesehatan gigi dan mulut, gangguan penglihatan, hingga penyakit tidak menular,apabila tidak terdeteksi sejak awal, kondisi tersebut dapat mempengaruhi proses belajar dan perkembangan anak.

Melalui inovasi ini, tim kesehatan Puskesmas Way Halim secara rutin mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap siswa,pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kesehatan mata, telinga, gigi dan mulut, status gizi, serta skrining penyakit tertentu yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak.

Kepala UPT Puskesmas Way Halim, drg. Darma Dian Nora, menjelaskan bahwa kesehatan siswa memiliki peran penting dalam menunjang prestasi belajar.

“Anak yang sehat akan lebih mudah berkonsentrasi saat belajar dan memiliki produktivitas yang lebih baik,oleh karena itu, deteksi dini masalah kesehatan menjadi sangat penting,” katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pentingnya konsumsi makanan bergizi, aktivitas fisik, serta cara menjaga kebersihan diri.

Hasil pemeriksaan kemudian dicatat dan dianalisis sebagai dasar tindak lanjut apabila ditemukan masalah kesehatan tertentu,orang tua juga diberikan informasi terkait kondisi kesehatan anak agar dapat mendukung upaya perbaikan kesehatan di rumah.

Melalui SEPATU SNICKER SISKA, Puskesmas Way Halim berharap dapat menciptakan generasi muda yang sehat, aktif, dan siap meraih prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik.

(JML)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *