Beritaplus62.co.id — Memperingati hari jadi yang ke-40, Pemerintah Desa Fajar Baru bersama seluruh elemen masyarakat menggelar tasyakuran khidmat di Balai Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis malam (22/10/2026).
Mengusung slogan puitis “Desaku Desamu Desa Kita Semua”, momen refleksi empat dekade ini memancarkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang mendalam.
Acara yang berlangsung hangat dan penuh berkah ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Fajar Baru, M. Agus Budiantoro, S.H.I., M.H., Camat Jati Agung, Rizwan Efendi, S.K.M., M.M., jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga setempat.
Rangkaian acara dikemas dalam suasana yang sakral dan menyentuh, meliputi Ikhtiar Spiritual: Pembacaan Hadoroh, Yasin, zikir, dan doa bersama demi keselamatan serta keberkahan seluruh warga desa.
Kepedulian Sosial: Penyerahan santunan kepada 39 anak yatim sebagai wujud syukur dan empati konkret. Apresiasi Aparatur: Pemberian piagam penghargaan kepada seluruh jajaran perangkat desa, mulai dari Sekdes, Kepala Dusun (Kadus), RT, Linmas, kader PKK, kader Posyandu, hingga supir ambulans siaga desa atas dedikasi tanpa batas mereka. Pesta Rakyat: Sesi makan bersama yang meleburkan sekat antara birokrasi pemerintahan dan masyarakat dalam kehangatan kekeluargaan.
Dalam sambutannya yang sarat akan nilai historis, Kepala Desa Fajar Baru, M. Agus Budiantoro, mengajak seluruh generasi muda untuk tidak sekali-kali melupakan akar sejarah berdirinya desa.
“Alhamdulillah, puja dan syukur kehadirat Allah SWT yang memberikan kita kesehatan untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus melantunkan ayat suci Al-Qur’an malam ini. Saya menghaturkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh perangkat desa yang telah mencurahkan tenaga demi suksesnya acara ini. Desa kita lahir pada 20 Oktober 1986 sebagai desa persiapan, hasil pemekaran dari Desa Karang Anyar. Sejarah mencatat, upaya pemekaran ini sempat dirintis pada era 1960-an di bawah kepemimpinan Bapak Sastro, namun sempat tertunda akibat pergolakan G30S/PKI sebelum akhirnya benar-benar terwujud di tahun 1986 dan disahkan pada tahun 1991.
Kami sengaja menuliskan dan menyebarluaskan sejarah ini di media sosial agar anak cucu kita, regenerasi mendatang, tidak kehilangan arah dan identitas. Kita juga berutang budi pada ketegasan Bapak Hakim, Kepala Desa Karang Anyar kala itu, yang merelakan dan menandatangani pemekaran ini. Semoga momentum ini menjadi pengingat bagi kita untuk selalu mendoakan para sesepuh dan pendiri desa, baik yang masih membersamai kita maupun yang telah mendahului kita.” Kata M. Agus Budiantoro, S.H.I., M.H. Kepala Desa Fajar Baru.
***Fajar Baru: Desa Inspiratif dan Andalan Kecamatan
Apresiasi tinggi turut mengalir dari Pemerintah Kecamatan Jati Agung. Camat Jati Agung, Rizwan Efendi, secara terbuka memuji lompatan prestasi dan iklim positif yang berhasil dipertahankan oleh Desa Fajar Baru.
“Saya mengucapkan selamat hari jadi yang ke-40 untuk Desa Fajar Baru. Menjangkau angka 40 tahun bukanlah perjalanan yang mudah. Dari masa ke masa, setiap kepemimpinan tentu meninggalkan catatan tersendiri. Namun, jika saya boleh jujur, selama hampir dua tahun saya memimpin dan berkeliling di 21 desa yang ada di Kecamatan Jati Agung, Desa Fajar Baru adalah salah satu desa kebanggaan dan andalan saya.
Di bawah kepemimpinan Pak Kades yang muda dan inspiratif, desa ini terus bergerak maju. Salah satu pembuktian terbesarnya adalah dari 260 desa dan kelurahan di Lampung Selatan, Fajar Baru berhasil menembus 10 besar penerima penghargaan Desa Helau. Prestasi luar biasa ini bukanlah kerja individu Camat, Kades, atau perangkatnya saja—ini adalah hadiah indah dari sinergi dan kinerja hebat seluruh warga masyarakat Desa Fajar Baru.” kata Rizwan Efendi, S.K.M., M.M. Camat Jati Agung.
Acara tasyakuran kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama. Hidangan yang disantap bersama menjadi simbol dari pemerataan, kebersa












