Bandar Lampung (B+62) — UPT Puskesmas Kebon Jahe melaksanakan pelayanan kesehatan secara door to door melalui kegiatan Puskesmas Keliling bagi masyarakat terdampak banjir di Kelurahan Tanjung Karang, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan akses layanan kesehatan tetap tersedia bagi warga di tengah kondisi pascabencana,pelayanan dilakukan langsung ke rumah-rumah warga guna menjangkau masyarakat yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan akibat dampak banjir.
Pelaksanaan kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Kebon Jahe, dr. Firdausa Muslima Masita, M.Kes, serta merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Bandar Lampung dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung agar pelayanan kesehatan tetap hadir dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga melibatkan Tim Gerak Cepat (TGC) Bencana UPT Puskesmas Kebon Jahe serta didukung oleh peran aktif lintas sektor, di antaranya Lurah Tanjung Karang dan Bhabinkamtibmas, dalam memastikan pelayanan berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Semalam saya berkoordinasi dengan Bapak Camat untuk mendapat info lokasi yang terkena banjir dan kondisi kesehatan warga, ada dua warga dievakuasi dari lokasi dan langsung mendapat pertolongan medis serta observasi di IGD 24 jam Puskesmas Ranap terdekat dengan lokasi yaitu Puskesmas Satelit, karena Puskes kami merupakan puskes rawat jalan yang tidak 24 jam maka kami berkolaborasi dengan Puskes Ranap terdekat, pagi ini saya bersama tim turun langsung mengunjungi warga tersebut, alhamdulillah kondisi sudah stabil semua,” ungkap dr. Firda, sapaan akrab Kepala Puskesmas Kebon Jahe.
Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan memberikan pelayanan kepada warga dengan berbagai keluhan, di antaranya nyeri otot, diare, hipertensi, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta penyakit radang kulit.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, petugas juga memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, terutama dalam kondisi pascabencana.
Dr. Firda juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan kesehatan warga secara berkala, tidak hanya pasca bencana tetapi bagi semua warga di kecamatan enggal,terutama bagi lansia yang kesulitan untuk mengakses puskesmas.
“Kami mengupayakan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan menjangkau seluruh warga terdampak, tim kami akan terus turun ke lapangan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat, sekaligus memberikan penanganan sedini mungkin guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kondisi kesehatan masyarakat terdampak banjir dapat terus terpantau serta mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, sehingga potensi munculnya penyakit pascabanjir dapat diminimalisir.
Lokasi Kegiatan:
Jl. Jend. Soeprapto Gg. Rumbia RT 01 LK II Tanjung Karang
Jl. Jend. Katamso Gg. Cemplung RT 06 LK II Tanjung Karang.
(JML)












