Puluhan Tahun Jalan Rusak dan Banjir, Warga Kasui Curhat ke Gubernur Lampung

BANDAR LAMPUNG – Keluhan warga mewarnai kunjungan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat meninjau perbaikan ruas jalan Kasui-Air Ringkih, Kabupaten Way Kanan, Rabu (8/4/2026)

Salah satunya datang dari Lili Endang Sulastri. Dengan suara lirih, ia mengaku sudah puluhan tahun hidup di tengah kondisi jalan rusak tanpa perbaikan sejak pertama kali tinggal di wilayah itu pada 1988.

Tak hanya jalan rusak, Endang juga harus menghadapi banjir yang hampir setiap tahun merendam rumahnya. Banjir tersebut menghanyutkan gerobak hingga kursi-kursi untuk berdagang.

“Masyarakat kecil ini tidak banyak menuntut, yang penting jalan bagus dan gak banjir. Kemarin rumah saya banjir, setiap tahun banjir. Saya tidak tahu harus mengadu ke siapa,” ujarnya di hadapan gubernur.

Kesempatan bertemu langsung dengan orang nomor satu di Lampung itu pun tak disia-siakan.

“Mumpung ada Pak Gubernur, saya curahkan semuanya,” sambungnya.

Endang berharap perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah benar-benar membawa perubahan bagi kehidupan warga, terutama dalam menunjang aktivitas dan perekonomian.

“Harapannya ke depan jalan lebih baik, usaha jadi lancar. Selama ini kami jatuh bangun, bahkan sering dorong kendaraan karena jalannya rusak,” tuturnya.

Menanggapi itu, Gubernur Mirza meminta Kepala
Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) serta Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) untuk kembali ke lokasi guna memperbaiki drainase dan melakukan pengerukan sungai sebagai langkah antisipasi banjir.

Untuk perbaikan jalan, Pemprov Lampung memastikan penanganan ruas Kasui-Air Ringkih sepanjang 5,6 kilometer dengan anggaran Rp53,3 miliar menggunakan konstruksi rigid beton.

“Hari ini kami hadir untuk memperbaiki jalan. Saya tidak ingin kesabaran masyarakat selama ini terabaikan. Mereka bayar pajak dengan harapan jalan diperbaiki, tapi hasilnya tidak memuaskan,” tegas gubernur.

Secara keseluruhan, pada 2026 Pemprov Lampung menargetkan perbaikan tujuh dari 13 ruas jalan dengan total anggaran Rp172,2 miliar dan panjang penanganan mencapai 20,20 kilometer.

Pada tahap pertama, tiga paket pekerjaan telah terkontrak, yakni ruas Kasui-Air Ringkih sepanjang 5,6 kilometer, ruas Soponyono-Serupa Indah dengan anggaran Rp7,6 miliar, serta ruas Tegal Mukti-Tajab sepanjang 8,93 kilometer dengan anggaran Rp67 miliar. Sementara empat paket lainnya masih dalam proses lelang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *