Beritaplus62.co.id – Memasuki bulan Agustus 2026, UPT Puskesmas Kampung Sawah terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bagi peserta didik di wilayah kerja Puskesmas Kampung Sawah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Puskesmas untuk memastikan anak-anak usia sekolah mendapatkan pemantauan kesehatan secara berkala sekaligus memperoleh perlindungan melalui imunisasi sesuai dengan ketentuan program kesehatan anak sekolah.
Kepala Puskesmas Kampung Sawah, dr. Vera Rusmita, mengatakan bahwa kesehatan anak usia sekolah merupakan investasi penting bagi masa depan,anak yang sehat akan lebih siap untuk belajar, tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Kegiatan CKG dan BIAS bagi anak sekolah merupakan bentuk nyata komitmen Puskesmas Kampung Sawah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif,melalui kegiatan ini, kita tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memastikan anak-anak mendapatkan edukasi dan perlindungan kesehatan yang mereka butuhkan,” ujar dr. Vera.
Dalam pelaksanaan CKG, petugas melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan sesuai dengan sasaran dan ketentuan program, sehingga kondisi kesehatan peserta didik dapat diketahui lebih dini,hasil pemeriksaan menjadi bagian penting dalam pemantauan kesehatan anak serta dapat menjadi dasar untuk memberikan edukasi, tindak lanjut maupun rujukan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Sementara itu, melalui program BIAS, Puskesmas memberikan imunisasi kepada sasaran anak sekolah sesuai jadwal dan jenis imunisasi yang ditetapkan dalam program imunisasi nasional,pelaksanaan imunisasi di lingkungan sekolah diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus memberikan perlindungan kepada anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Puskesmas Kampung Sawah menurunkan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan lainnya serta petugas program terkait,tim bekerja sama dengan pihak sekolah dalam melakukan pendataan sasaran, pemeriksaan kesehatan, pelaksanaan imunisasi, edukasi serta pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan.
Pelaksanaan CKG dan BIAS juga menjadi bentuk kolaborasi antara Puskesmas, sekolah, guru, orang tua dan peserta didik. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya menjaga kesehatan anak tidak hanya dilakukan ketika anak sakit, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan dan budaya hidup sehat sejak usia dini.
Dr. Vera menambahkan bahwa keberhasilan program kesehatan anak sekolah tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan,dukungan sekolah dan keluarga sangat diperlukan, terutama dalam memastikan anak mengikuti pemeriksaan kesehatan, mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap melalui CKG dan BIAS ini, kondisi kesehatan anak-anak dapat terpantau dengan baik dan berbagai masalah kesehatan dapat ditemukan sedini mungkin,kami juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk terus mendukung kegiatan kesehatan anak, karena kesehatan merupakan tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.
Dengan dilaksanakannya CKG dan BIAS sepanjang Agustus 2026, Puskesmas Kampung Sawah menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk kepada generasi penerus bangsa di lingkungan sekolah.
(JML)
