Beritaplus62.co.id – Puskesmas Rajabasa Indah kembali menorehkan prestasi melalui sinergi lintas sektor dalam upaya pengendalian penyakit menular. Pada peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Puskesmas Rajabasa Indah menerima Piagam Penghargaan sebagai Stakeholder/Mitra Berkontribusi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kerja sama Puskesmas Rajabasa Indah dalam mendukung program penanggulangan Tuberkulosis (TB) di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Kegiatan kolaboratif yang telah dilaksanakan meliputi deteksi dini dan skrining TB bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan komunitas tertutup.
Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 sendiri menjadi momentum penguatan kolaborasi antarinstansi dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, sehat, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Piagam penghargaan tersebut diterima oleh Penanggung Jawab Program Tuberkulosis Puskesmas Rajabasa Indah, Ns. Tri Martasella, S.Kep, bersama dr. Yustira Mayasari, yang selama ini aktif mendukung pelaksanaan program TB di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Kerja sama antara Puskesmas Rajabasa Indah dan lembaga pemasyarakatan menjadi bagian penting dalam strategi eliminasi Tuberkulosis. Lingkungan dengan kepadatan hunian tinggi memiliki risiko penularan yang lebih besar, sehingga kegiatan skrining dan deteksi dini sangat diperlukan untuk menemukan kasus secara cepat, memberikan pengobatan sedini mungkin, serta mencegah penularan lebih luas.
Kepala Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, M.KM, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima dan menegaskan komitmen puskesmas dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh tim Puskesmas Rajabasa Indah dalam mendukung program pengendalian Tuberkulosis. Kolaborasi dengan lembaga pemasyarakatan sangat penting untuk memperluas jangkauan deteksi dini TB sehingga penularan dapat dicegah sedini mungkin. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan mendukung target eliminasi Tuberkulosis,” ujar dr. Sarah Prima Ayu, M.KM.
Melalui penghargaan ini, Puskesmas Rajabasa Indah diharapkan dapat terus meningkatkan peran sebagai mitra strategis dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular, khususnya Tuberkulosis, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai sektor dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
(JML)
