Taqabbalallahu: Embun Pagi di Tanah Lampung

Karya: Mahendra Utama

Di balik sembilu pisau yang menoreh takwa,

Mengalir doa dalam hening subuhmu, wahai bumi sai bumi.

Taqabbalallahu minna wa minkum

Kautabik salam di atas hamparan sembah,

Sembari siger terhias ukiran ikhlas di pelupuk mata.

Ketika sahur memanggil dari pematang dan pekon,

Piil pesenggiri membakar relung jiwa.

Kurban bukanlah sekadar darah dan daging yang terlepas,

Melainkan genggaman pada akar adat yang tak pernah renggang

Seperti kain tapis melingkar di bahu,

Menyimpan cerita pengorbanan yang tak luntur ditelan zaman.

Maka, di tanah sigambir dan guguk yang membasah embun keberkahan,

Marilah kita rajut langkah menjadi doa yang terpahat.

Semoga Allah menaungi tiap tetes peluh dengan rahmat-Nya,

Agar Idul Adha menjelma cahaya di ruang-ruang rindu,

Dan Lampung kita tumbuh dalam harmoni antara mimbar dan pepadun.

Taqabbalallahu minna wa minkum, wa ja’alana minal ‘aidin wal faizin.

Penulis Mahendra Utama adalah TPP Gubernur Lampung Bidang Perindustrian dan Perdagangan

#TaqabbalallahuMinnaWaMinkum #IdulAdha1447H #PiilPesenggiri #LampungBerkurban #MahendraUtama

Exit mobile version