UPT Puskesmas Segala Mider Luncurkan Inovasi PANDAWA MIDER

Beritaplus62.co.id – UPT Puskesmas Segala Mider terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui inovasi PANDAWA MIDER (PANtau faktor risiko seDAri aWAl DI Puskesmas Segala MIDER),inovasi pelayanan publik non-digital ini dikembangkan sebagai upaya memperkuat deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) secara aktif, terintegrasi, dan berkesinambungan di wilayah kerja UPT Puskesmas Segala Mider.

Inovasi PANDAWA MIDER hadir sebagai respons terhadap meningkatnya prevalensi Penyakit Tidak Menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, dan obesitas,selama ini, banyak kasus PTM baru diketahui ketika telah memasuki tahap komplikasi sehingga berdampak pada meningkatnya angka kesakitan, biaya pelayanan kesehatan, menurunnya produktivitas masyarakat, serta bertambahnya beban pembiayaan kesehatan.

Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, belum optimalnya pemanfaatan Posbindu PTM, serta belum terintegrasinya sistem pemantauan faktor risiko antara puskesmas, kader, dan masyarakat menjadi tantangan yang mendorong lahirnya inovasi ini. Melalui pendekatan yang lebih proaktif, PANDAWA MIDER mengubah pola pelayanan dari menunggu masyarakat datang berobat menjadi melakukan deteksi dini secara aktif terhadap kelompok masyarakat yang berisiko.

Pelaksanaan PANDAWA MIDER dilakukan melalui skrining faktor risiko secara komprehensif menggunakan pemeriksaan tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, kadar gula darah, perilaku merokok, aktivitas fisik, pola konsumsi, serta riwayat penyakit keluarga. Seluruh hasil pemeriksaan didokumentasikan dalam sistem pencatatan yang terintegrasi sehingga memudahkan identifikasi masyarakat berisiko tinggi untuk mendapatkan tindak lanjut secara cepat dan tepat.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, inovasi ini juga memberikan edukasi personal, konseling perubahan perilaku, pemantauan berkala, hingga rujukan bagi masyarakat yang memerlukan penanganan lebih lanjut,kader kesehatan turut dilibatkan sebagai mitra strategis dalam menjangkau masyarakat, mengingatkan jadwal pemeriksaan ulang, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan gaya hidup sehat.

Plt. Kepala UPT Puskesmas Segala Mider, dr. Dyah Surya Agustine Sesunan, selaku inisiator inovasi, menjelaskan bahwa PANDAWA MIDER merupakan bentuk penguatan layanan promotif dan preventif yang sejalan dengan Transformasi Layanan Primer Kementerian Kesehatan.

Melalui inovasi ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sehingga faktor risiko Penyakit Tidak Menular dapat ditemukan sejak dini.

Dengan demikian, intervensi kesehatan dapat dilakukan lebih cepat untuk mencegah terjadinya komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,keunggulan PANDAWA MIDER terletak pada integrasi skrining faktor risiko, pencatatan dan pemantauan berkelanjutan, edukasi berbasis tingkat risiko individu, serta kolaborasi aktif antara tenaga kesehatan, kader kesehatan, dan masyarakat,pendekatan tersebut menjadikan pelayanan kesehatan lebih cepat, tepat sasaran, dan berorientasi pada pencegahan dibandingkan penanganan setelah penyakit berkembang.

Melalui implementasi PANDAWA MIDER, UPT Puskesmas Segala Mider menargetkan peningkatan cakupan skrining faktor risiko PTM pada masyarakat usia produktif maupun lanjut usia, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, optimalnya pemantauan masyarakat berisiko tinggi berbasis data, serta penurunan angka komplikasi Penyakit Tidak Menular di wilayah kerja Puskesmas Segala Mider.

Inovasi ini juga diharapkan menjadi model pelayanan kesehatan primer yang dapat direplikasi oleh puskesmas lain dalam mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan dan Transformasi Layanan Primer di Indonesia.

(JML)

Exit mobile version