Beritaplus62.co.id – Gangguan kesehatan jiwa masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius,tidak sedikit penderita gangguan jiwa yang mengalami kesulitan mendapatkan pengobatan secara rutin akibat keterbatasan akses, kurangnya dukungan keluarga, maupun stigma yang masih berkembang di masyarakat.
Untuk menjawab tantangan tersebut, UPT Puskesmas Way Halim menghadirkan inovasi SAHABAT JIWA (Sambang Rumah dan Pendampingan Terapi Jiwa) sebagai bentuk pelayanan kesehatan jiwa yang lebih dekat dengan masyarakat.
Melalui program ini, petugas kesehatan bersama kader dan keluarga melakukan kunjungan rumah kepada pasien dengan gangguan jiwa untuk memantau kondisi kesehatan, memberikan edukasi kepada keluarga, serta memastikan pasien tetap menjalani terapi dan mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga medis.
Kepala UPT Puskesmas Way Halim, drg. Darma Dian Nora, mengatakan bahwa keberhasilan pengobatan pasien gangguan jiwa sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Pasien dengan gangguan jiwa membutuhkan perhatian dan pendampingan yang berkelanjutan,melalui Sahabat Jiwa, kami hadir tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga dukungan moral agar pasien dapat menjalani pengobatan dengan baik,” ujarnya.
Selain pemantauan kesehatan, petugas juga memberikan konseling kepada keluarga mengenai cara merawat pasien, mengenali tanda kekambuhan, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung proses pemulihan.
Program ini juga bertujuan mengurangi stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ),puskesmas terus mengedukasi masyarakat bahwa gangguan jiwa merupakan kondisi kesehatan yang dapat ditangani melalui pengobatan dan pendampingan yang tepat.
Dengan adanya Sahabat Jiwa, diharapkan kualitas hidup pasien meningkat, angka kekambuhan dapat ditekan, dan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan jiwa sebagai bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh.
(JML)
